Kisah Super

Saat Tuhan menyapa ketika kita sibuk

Seorang mandor bangunan yang berada di lantai 5 ingin memanggil pekerjanya yang sedang bekerja dibagian bawah. Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaanya dan bisingnya alat bangunan. 

Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh keatas, dilemparnya uang logam 1000an yg jatuh tepat di sebelah si pekerja. Si pekerja hanya memungut uang logam 1000 dan melanjutkan pekerjaanya.


Sang mandor akhirnya melemparkan 100.000 dan berharap si pekerja mau menengadah sebentar ke atas. Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan uang 100.000 dan kembali bekerja. 

Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yg tepat mengenai kepala si pekerja. Merasa kesakitan akhirnya si pekerja menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor.

===========================

Cerita tersebut diatas sama dengan kehidupan kita. Tuhan selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk bekerja. Kita diberi rejeki sedikit maupun banyak, sering kali kita lupa untuk menengadah bersyukur. Jadi terkadang kita mendapatkan batu kecil (sebagai peringatan) agar kita mau menoleh kepada Tuhan. Tidak hanya itu, manusia yang terlalu sibuk melakukan hal dosa, mengacuhkan suara Tuhan, sehingga Ia mengirimkan “batu kecil” tersebut.




0 comments :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Slide out post Recommended